Jumat, 06 Mei 2011

Fauna Asosiasi Padang Lamun Pantai Bama, TN Baluran (part 1)

Padang lamun merupakan habitat sekaligus tempat persinggahan bagi berbagai organisme. Padang lamun juga menjadi tempat asuhan (nursery ground) bagi beberapa fauna yang setelah mencapai usia dewasa akan meninggalkan padang lamun dan hidup di tempat lain.
Semakin padat padang lamun akan semakin menguntungkan bagi beberapa hewan dari serangan pemangsa. Pada  kondisi fisik dan habitat yang beragam menyebabkan efisiensi pemangsa untuk melakukan deteksi, pengejaran dan menangkap mangsa menjadi lebih rendah. Berdasarkan fakta tersebut, kepadatan padang lamun akan meningkatkan kelimpahan organisme yang hidup di dalamnya karena semakin bertambahnya: a) sarana fisik yang berfungsi sebagai tempat hidup; b) banyak ragam habitat mikro; c) sedimen yang stabil; d) sumber bahan makanan; dan d) sarana berlindung dari pemangsa.
Padang lamun di pantai Bama sedikitnya disusun oleh 8 jenis lamun, diantaranya adalah Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Halodule pinifolia, Halodule uninervis, Syringodium isoetifolium dan Halophila ovalis.
Padang lamun di pantai Bama, TN Baluran sendiri diketahui menjadi habitat bagi berbagai fauna asosiasi, diantaranya adalah Ascidian, Mollusca, Crustacea, Echinodermata dan lain sebagainya, termasuk ikan. Berikut ini adalah beberapa jenis fauna yang berasosiasi dan relatif umum ditemukan di padang lamun pantai Bama.

1. Teripang Holothuria atra


 Merupakan jenis teripang yang paling umum ditemukan. Warna dasar hitam namun sebagian besar tubuh seringkali tertutupi oleh pasir halus.

2. Teripang Holothuria hilla


 Jenis teripang ini relatif lebih jarang dijumpai dibandingkan Holothuria atra.

3. Teripang sabuk raja Synapta maculata


4. Bulu babi Diadema setosum



5. Bulu babi Echinothrix calamaris



6. Cypraea tigris



7. Cypraea moneta



8. Lambis lambis



9. Lambis millipede



10. Strombus luhuanus



11. Calappa hepatica



12. Liomera venosa



13. Periclimenes brevicarpalis



14. Thor amboinensis



15. Neopetrolisthes maculatus



16. Archaster typicus



17. Linckia laevigata

3 comments:

Nur Sita Hamzati mengatakan...

widiw... serem photone under water kabeh...

hehem, blognya lebih dipercantik kayaknya boleh juga lhooo

-cheete-

faridmuzaki mengatakan...

suwun sarannya buat jeng pendekar waterproof.. btw, tolong diewangi untuk mempercantik blognya.. hehehehehehe..

regards,
faridmuzaki

Aquirama Scape mengatakan...

wah kerennnn

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger